Muram

Sampailah pada akhirnya
Dimana pada suatu hari
Semua orang menanti,
Hidup atau mati

Semua nya tetap suram
Perempuan yang bikin kusam
Berjalan di benak
Seperti tulang lunak

Pagi tetap menutup mata
Walau tak diinginkan
Yang dipuja selalu datang
Di mimpi yang amat berkesan

Rasa-rasanya, pagi ini terlalu mencekam
Layaknya burung berkata,
Atau hanya karena perempuan yang masih menutup mata?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s